Follow Us

Rabu, 23 Januari 2013

TIPS Mencuci Jersey

1. Taburkan deterjen pada ember ukuran sedang
2. Isi air dan aduk air dalam ember tersebut sampai berbusa.
3. Masukan jersey kedalam ember.
4. Rendam selama -+ 2-3 menit (
WARNING! : jangan terlalu lama)
5. Jersey dicuci dengan cara diangkat dan dicelupin berulang2, jangan sampai
DIKUCEK!
6. Setelah itu masukan jersey ke dalam ember yang diisi air bersih
7. Angkat dan celupkan secara berulang2 sampai deterjen hilang
8. Jangan sekali-kali memeras dengan cara
DIPLINTIR, cukup diangkat dan biarkan air turun dengan sendirinya.
9. Jangan mencuci dengan mesin cuci
10. Jemur jersey dengan menggunakan gantungan dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung.


Tips utk Patch yg mulai lepas :
Jersey dibalik, jadi setrika bagian patch dari dalam, bukan dari luar, dengan tingkat panas yg sedang aja, jangan terlalu panas
WARNING!!!
Strika Buat JERSEY

1. Font bisa
mengelupas, lecet, luka, dsb.
2. Bisa
berbekas pada bahan jersey seandainya strika terlalu panas
3. Jersey bisa
cepat berbulu.
4. Bila benar2 mau sterika jerseymu,
lapislah dengan kain diatas jerseymu, supaya jersey tidak kontak langsung dengan sterikanya.

Selasa, 22 Januari 2013

BAHAN POLISTER

Dalam dunia kain, dikenal dua jenis kain yang utama. Kedua jenis kain tersebut adalah kain yang terbuat dari serat alami dan kain yang terbuat dari serat buatan atau sintetis. Contoh kain yang terbuat dari serat alami adalah kain katun. Salah satu contoh kain sintetis adalah kain polyester. Bahan pembuat kain polyester adalah polyethylene terepththalate (PET). Bahan ini adalah bahan yang juga digunakan sebagai bahan pembuat botol minuman plastik. Dalam industri garmen, kain polyester umumnya dimanfaatkan sebagai bahan baku pakaian dan perlengkapan rumah tangga, seperti seprai, penutup tempat tidur, tirai, dan gordin.
Kain katun mungkin memang terasa lebih alami daripada kain polyester. Namun, kain polyester tidak mudah kusut dan lebih cepat kering setelah dicuci. Selain itu, baju yang terbuat dari kain polyester tidak mudah susut maupun melar. Kain polyester tidak memerlukan penyetrikaan panas. Karena terbuat dari serat sintetik, kain polyester kurang mampu menyerap panas dan keringat saat dikenakan. Pakaian yang terbuat dari kain ini lebih cocok dikenakan di daerah bersuhu dingin atau ruangan ber-AC. Bagi Anda yang beraktivitas di luar maupun di dalam ruangan dengan suhu yang panas, sangat tidak dianjurkan untuk mengenakan pakaian berbahan polyester.
Kelebihan lain dari kain polyester adalah ketahanannya terhadap pencucian kimia/ dry cleaning dan pelarut organik. Kain ini juga lebih tahan terhadap jamur dan bakteri dibanding kain katun. Untuk memanfaatkan kelebihan kain polyester serta meminimalisir kekurangannya, serat kain polyester biasanya dipintal bersama serat alami. Penggabungan kedua serat ini mampu menghasilkan pakaian dengan sifat-sifat gabungan kedua serat. Namun, jika Anda memerlukan pakaian berbahan seratus persen katun, sebaiknya telitilah dulu pakaian tersebut sebelum membelinya. Cara membedakan pakaian berbahan katun atau polyester sangatlah mudah. Anda cukup mengambil sehelai benang dari kain tersebut kemudian bakarlah ujungnya. Asap pembakaran kain yang terbuat dari katun berbau seperti kertas terbakar, sedangkan asap pembakaran kain polyester berbau seperti plastik terbakar. Pilihlah selalu jenis kain yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Kami memproduksi berbagai macam jenis kain mori yang dapat digunakan untuk pembuatan baju atau batik dari harga yang paling murah hingga yang paling mahal

Contoh Bahan Polister